Senin, 06 Desember 2010

Pertanian Madiun

Kabupaten Madiun merupakan daerah lumbung padi Jawa Timur bagian barat, dengan luas areal tanam sebesar 63.620 Ha yang menghasilkan produksi beras sebesar 364.716,54 ton pertahun. Dari produksi tersebut setiap tahunnya rata-rata mengalami surplus sebesar 150.000 ton pertahun. Hamparan areal tanam tersebut berada di seluruh wilayah kecamatan sebanyak 15 kecamatan. Produktifitas secara rata-rata mencapai 5,6 ton/Ha Gabah Kering Sawah (GKS), dengan mayoritas jenis padi yang ditanam adalah IR.64. Penanaman padi ke arah organik mulai dikembangkan dengan penggunaan pupuk Bokasih yang telah diproduksi sebanyak 24 kelompok tani dengan produksi sebesar 480 ton pupuk.

Potensi pertanian tersebut masih terbuka luas, sehingga memberikan peluang investasi berupa :
• Industri Pengolahan Gabah (Rice Milling Unit) berkapasitas besar
• Jasa Transportasi dan Pergudangan.
• Industri pengolahan dan pengepakan beras.

Selain potensi padi, juga terdapat beberapa komoditi yang mempunyai peluang untuk dikembangkan yaitu jagung dengan produksi sebesar 12.121,76 ton ditanam pada areal tanam mencapai 5.126 ha. Begitu juga untuk buah-buahan yang meliputi mangga dengan produksi 10.155,57 ton, melon, durian dll.

Minggu, 05 Desember 2010

Hasil Kebun,,

Dengan ketinggian 500 s/d 1.300 m diatas permukaan laut wilayah Kabupaten Madiun memiliki berbagai komoditi unggulan, meliputi kopi, kakao, karet dan cengkeh. Potensi perkebunan di Kabupaten Madiun ditunjang oleh lahan Perkebunan Kandangan yang merupakan peninggalan jaman Belanda dengan luas ± 2.400 ha dan berketinggian antara 900 s/d 1.300 m diatas permukaan laut. Perkebunan ini masih terbuka luas untuk dikembangkan dan merupakan peluang bagi investor untuk menanamkan investasinya baik untuk tanaman kopi, karet, hortikultura, bunga maupun pengembangan green house. Selain hasil perkebunan tersebut, wilayah Kabupaten Madiun juga menghasilkan tanaman tebu yang cukup potensial sebesar 39.359,11 ton yang diolah oleh 2 unit Pabrik Gula yaitu PG. Pagotan dan PG. Kanigoro.

Sate Ayam?ya Ponorogo Tempatnya,,,

Ponorogo tidak hanya terkenal dengan kota Reog namun ada satu kuliner yang gak kalah terkenal, yaitu sate ayam. Dagingnya yang besar tidak akan pernah membuat anda puas untuk menyantapnya, selalu ingin menambah dan menambah lagi. Dagingnya spesial menggunakan ayam kampung pilihan yang dipilih secara spesial untuk anda bagi penikmat Sate Ayam.

Kelebihan daripada kuliner Sate Ayam Ponorogo, dapat langsung dinikmati walau tanpa menggunakan bumbu kacang yang biasa disajikan bersama sate tersebut. Namun, akan terasa lebih nikmat dan spesial lagi, apabila disajikan bersama bumbu kacangnya yang khas untuk sate ayam. Bukan hanya manis, sensasi pedasnya dapat anda rasakan dari dalam daging ayam yang sudah disate tersebut. Lebih baik, anda mencoba-nya terlebih dahulu baru dapat berkomentar di postingan ini. Saia yakin, anda akan berkomentar secara positif dalam kelebihan yang jujur dari dalam diri anda.
Sate Ayam Ponorogo, dapat dinikmati secara spesial dengan mendatangi kota Ponorogo secara langsung. Keramahan warga kota Ponorogo akan memberikan rasa yang lebih disaat menikmati Sate Ayam Ponorogo tersebut. Disana ada tempat dimana penduduknya mayoritas pembuat sate ayam, dan tempat itu biasa disebut dengan Gang Sate. So, kalau maen ke Ponorogo jangan lupa mencicipi Sate Ayam Ponorogo.

Sabtu, 04 Desember 2010

Ingat PKI, Ingat Monumen Kresek

Siapa yang gak tau tentang PKI? pastinya semua tau keganasan PKI. Apabila Anda berkesempatan mengunjungi kota Madiun, tak ada salahnya mengarahkan kendaraan ke Monumen Kresek yang berlokasi sekitar 8 km dari kota Madiun tepatnya di Desa Kresek, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Lokasi ini merupakan saksi bisu ganasnya para anggota PKI, dimana para anggota TNI dan pamong desa dibantai dan disiksa dengan biadab pada tahun 1948. Di lokasi yang seluas 2 hektar ini dapat kita temukan patung, monumen dan relief untuk mengenang peristiwa keji tersebut.

Monumen ini diresmikan pada tanggal 10 Juni 1991 oleh Gubernur TK 1 Jawa Timur yang menjabat waktu itu, yakni H. Soelarso. Di bagian atas monumen bisa kita lihat relief, patung dan prasasti peresmian yang berisikan pesan-pesan bagi generasi muda agar tetap mempertahankan semangat Pancasila dan UUD 1945. Sedangkan di bawah, di dekat pendopo dapat kita lihat prasati lain yang bertuliskan nama-nama korban tewas.

Tak perlu takut kehausan dan bahkan kelaparan karena di lokasi ini terdapat warung-warung dan pendopo untuk beristirahat, toilet umum pun tersedia. Pada hari-hari biasa keadaan di monumen ini relatif sepi, sedangkan pada akhir minggu dipastikan ramai.

Larung Saji Telaga Ngebel

Puncak rangkaian perayaan Grebeg Syuro dan Festival Reyog Nasional (FRN) masyarakat Ponorogo mengadakan tradisi Larung Risalah Doa digelar di Telaga Ngebel. Prosesi sakral sejak 1992 itu mampu menyedot animo ribuan masyarakat yang datang dari berbagai daerah yang tidak ingin ketinggalan momentum tahunan tiap syuro tersebut.

Ketua Grebeg Syuro, Luhur Karsanto menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian dari peringatan penyambutan pergantian tahun baru MAsehi bukan sebuah acara ritual namun sebuah tradisi leluhur serta nenek moyang yang harus dilestarikan.

"Prosesi larung risalah doa ini bukan kegiatan ritual namun suatu tradisi nenek moyang dan leluhur yang harus dilestarikan karena merupakan budaya Ponorogo disamping reyog," jelas Luhur. Luhur menambahkan bahwa larungan di Telaga Ngebel tersebut terdiri dari tumpeng raksasa dengan tinggi sekitar 1,5 meter beserta sesaji yang dipercaya untuk membawa berkah.

Untuk melarung tumpeng raksasa tersebut melibatkan 6 pria dengan pakaian khas Ponorogoan serta pelampung dengan memikul sambil melarungkan ke tengah telaga. Mereka sebelumnya juga dikawal dengan beberapa wanita cantik dengan pakaian adat Jawa serta diiringi gamelan dan alunan gending Jawa sehingga upacara terkesan sakral.

Jumat, 03 Desember 2010

Lempeng Pecel

Lempeng adalah panganan khas dari Magetan Jawa Timur, sebagai teman minum kopi atau sebagai teman makan nasi. Biasanya sebagai penggapit pecel, yang kemudian dikenal dengan pecel gapit.

Lempeng sendiri dibuat dari Beras direbus kemudian dicampur bleng semacam air laut yang berfungsi untuk mengenyalkan supaya lengket dan padat. Setelah direbus 4 jam kemudian ditiriskan ke tempayan hingga dingin baru di iris-iris tipis menyerupai lempeng, dijemur hingga kering trus digoreng.

Sekarang ini teredapat lempeng dengan berbagai rasa seperti terasi, ikan dan lain-lain.

Rabu, 01 Desember 2010

Chord "Ungu-Sampai Kapanpun"

[intro] E

  E                  G#
Semakin ku menyayangimu 
  A                   E  B
semakin kau menyakiti ku
  E                 G#
Semakin ku mencintaimu 
  A                         E  
semakin kau menghancurkan ku

  G#m          C#m
Entah sampai kapan 
    G#m       C#m
kau akan menyadarinya
   G#m        C#m  B
Bahwa hanya diriku
     F#m 
yang pantas tuk memiliki dirimu
     A                            B   A B
yang rela korbankan semuanya untukmu

[chorus]
       E            G#       C#m
Sampai kapanpun kau kan kucintai
      B            F#m      B        E       B
walau kau tak pernah membalas cintaku padamu
      E          G#      C#m  
walau apapun kau kan kusayangi
  B         F#m   G#m        A   B
setulus hatiku, seumur hidupku kumencintaimu

F#m             C#m
Takkan pernah bisa
A                   E
Melupakanmu walau sekejap saja
F#m              C#m
Takkan pernah mampu
    A                    B
Tuk menggantimu dalam sluruh hidupku

[solo] E G# C#m B F#m B E B
       E G# C#m B A Am B C#

[chorus - overtone]
       F#           C#       D#m
Sampai kapanpun kau kan kucintai
      C#           G#m      C#       F#    C#
walau kau tak pernah membalas cintaku padamu
      F#         A#      D#m  
walau apapun kau kan kusayangi
  C#        G#m   C#        F#   C#
setulus hatiku, seumur hidupku woooo..

       F#           C#       D#m
Sampai kapanpun kau kan kucintai
      C#           G#m      C#       F#    C#
walau kau tak pernah membalas cintaku padamu
      F#         A#      D#m  
walau apapun kau kan kusayangi
  C#        G#m   A#m        B 
setulus hatiku, seumur hidupku 
  A#m       G#m   A#m        B
setulus hatiku, seumur hidupku 
   C#
ku mencintaimu

[ending] F# C# D#m C# G#m C# F#

woooo..