Kabupaten Madiun merupakan daerah lumbung padi Jawa Timur bagian barat, dengan luas areal tanam sebesar 63.620 Ha yang menghasilkan produksi beras sebesar 364.716,54 ton pertahun. Dari produksi tersebut setiap tahunnya rata-rata mengalami surplus sebesar 150.000 ton pertahun. Hamparan areal tanam tersebut berada di seluruh wilayah kecamatan sebanyak 15 kecamatan. Produktifitas secara rata-rata mencapai 5,6 ton/Ha Gabah Kering Sawah (GKS), dengan mayoritas jenis padi yang ditanam adalah IR.64. Penanaman padi ke arah organik mulai dikembangkan dengan penggunaan pupuk Bokasih yang telah diproduksi sebanyak 24 kelompok tani dengan produksi sebesar 480 ton pupuk.
Potensi pertanian tersebut masih terbuka luas, sehingga memberikan peluang investasi berupa :
• Industri Pengolahan Gabah (Rice Milling Unit) berkapasitas besar
• Jasa Transportasi dan Pergudangan.
• Industri pengolahan dan pengepakan beras.
Selain potensi padi, juga terdapat beberapa komoditi yang mempunyai peluang untuk dikembangkan yaitu jagung dengan produksi sebesar 12.121,76 ton ditanam pada areal tanam mencapai 5.126 ha. Begitu juga untuk buah-buahan yang meliputi mangga dengan produksi 10.155,57 ton, melon, durian dll.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar